Skip to main content

Ayo busway!

Pagi ini transjakarta busway mulai serius menanggapi keluhan pemakai jasanya. Dari ragunan sampai kuningan timur kutempuh dalam waktu kurang dari 20 menit. Ini terhitung cepat karena biasanya molor sampe 30-45 menit. Tampaknya petugas DLLAJR dan dari jajaran pertugas transjakarta sendiri sudah rajin mentertibkan jalur busway agar tiddak dimasuki kendaraan selain transjakarta, sehingga kemacetan bisa diminimalkan. Armada pun datang lumayan cepat, setiap 3 menit. Sejak saya antri di terminal ragunan selama 10 menitan, sekitar 5 busway menghampiri. Hal signifikan yang membuat saya tersenyum simpul pagi ini adalah petugas busway yang sudah berani menegur siapa saja yang sudah pada ujung depan antrian tapi tidak mau masuk bus dengan alasan tempat duduk sudah penuh. Petugas berani berujar " Mohon pengertiannya ya bapak2, ibu2, ini angktuan publik,massal, bersama. Jangan menghalangi antrian. Bagi yang ingin dapat jaminan tempat duduk silahkan menggunakan taksi ". Well, kalimat ketiga mungkin karena emosi saja. Tapi ku anggap hal itu peningkatan pelayanan.

Masih Ada yang Kurang

Bus Transjakarta yang kutumpangi pagi ini tak terlalu penuh, sekitar 10 orang saja yang berdiri bergantung pada lingkaran2 hitam kecil di atas. Pengemudinya seorang wanita, tipe2 wanita sibuk dan dinamis, tampak seperti maia estianti klo dilihat dari belakang (he..!) . Sampe di 2 halte setelah ragunan, bus berhenti, dan pintu depan tidak bisa terbuka. Hanya pintu belakang saja. 'Kernet' bus memutuskan untuk tidak menaikkan penumpang. "jalan terus bu" katanya. Memang kontrol buka-tutup pintu ada di panel pengemudi. Pengemudi menancap gas... ada yang terlupa? iya benar, pintu belakang masih menganga. Si kernet teriak " pintu belakang blum ditutup bu.. ". Bus direm sejenak, pintu belakang tampak mulai menutup. Belum sempurna pintu belakang tertutup, bus berjalan lagi... sesaat setelagh pintu belakang tertutup, pintu depan terbuka. (Du'oh!).

Insiden
Kejadian diatas jadi mengingatkanku pada pengalaman teman sekantor 2 hari yang lalu. Kejadiannya hampir mirip, cuma situasi saat itu lebih menekan emosi. Maklum, jam sudah hampir setengah sembilan, sebagian besar penumpang gelisah karena mereka pasti telat masuk kantor. Insiden 'pintu' terjadi di 3 halte berturutan di bilangan buncit. Kali ini bukan tentang pintu yang tidak mau terbuka, tapi pengemudi salah memposisikan bus,sehingga ketika pintu terbuka, bukan lantai halte bersangkutan yang akan dipijak, melainkan pembatas jalur busway yang berada 1 m dibawah pintu bus. Untung tidak ada petugas kebersihan yang sedang menyapu disitu, bisa2 kepalanya jadi sasaran pijakan. Karena kejadian begitu sudah berulang2 terjadi, para penumpang mulai bergumam dan mengkritik pihak tansjakarta, terutama meragukan kemahiran pengemudi. Situasi tambah panas, dan gong keributan pun tak sengaja ditabuh si pengemudi. Entah karena merasa tersinggung atau sedang dalam kondisi emosi buruk, si pengemudi (wanita ) itu keceplosan berujar : " sshh, bayar 3500 aja ribut banget sih". Kontan hal itu semakin membakar amarah para penumpang. Ada penumpang yang minta pengemudinya turun saja. Ada yang nantangin : "Emang mau dibayar berapa ?!! " . dll. setelah beberapa saat berlalu, bus terus berjalan, menyisakan gumaman penumpang dan pengemudinya.

Kesimpulan
Sudah ada tindakan ke arah peningkatan mutu pelayanan yang lebih baik dari pihak transjakarta. Semoga ini benar2 kesadaran menanggapi protes atas insiden2 belakangan ini, bukan cuma karena tarifnya mau naik lagi (hehe..). Ayo busway, tambah bagus lagi dong.

status dah mo di kartu merah turun jadi kartu kuning (tambah bagoss)
ayo sampai lolos jadi ijo....




note: Kebetulan saja insiden yang dialami waktu itu obyeknya pengemudi perempuan. Pemakai jasa busway yang lain pernah mengalami kejadian sejenis dengan pengemudi pria.


Post terkait :

Filosofi Berkendara (di Jakarta)
Busway, Semakin Dicinta Semakin Dusta

Comments

Popular posts from this blog

Melihat Sejarah Komputer di Museum Sejarah Komputer

Jauh sebelum slim, powerful dan batere tahan lama. Komputer tidak seperti yang kita kenal sekarang. Disamping ukurannya yang segede gaban stylenya pun tentu tidak setrrendi yang kita lihat sekarang.
Coba liat prototype konsol permainan atari ini :

Prototype Atari
Melihat bentuknya saja bikin males maen game :D

Silahkan melihat lebih lengkap sejarah komputer di museum sejarah komputer.

email dari paypal wishlist

sedikit kabar segar, bagi yang pernah ikuta paypal wishlist di facebook (sd akhir des 2009), itu loh promosinya paypal asia untuk menarik banyak pengguna, akhirnya paypal benar2 membayar, saya sudah terima dana dari paypal, diterima dengan selamat!.
silahkan cek inbox email paypal anda untuk cek, lumayan receh buat beli gorengan online! sapa ya yg dapet max 100USD ?