Sopir, sastra jalanan

Siapa bilang sopir ga bisa puitis.. justru tumbuh di jalan,menikmati stiap jengkal jalan raya dan persinggahan kerap membuat sopir dan rekan jalanan menemukan idiom, frasa, kata, kalimat yang puitis yang entah mencerminkan kerinduan mereka akan rumah atau ketenggalaman mereka 'menikmati' jalanan dibelakang kendali.

berikut adalah beberapa kata/kalimat yang kerap ditemukan di body truk/bus, hasil kreatifitas sastra mereka, walaupun tak semuanya baku.

sudah lama sih isneg pengen me-list semuanya, kebetulan nemuin daftarnya di milis d399 stt telkom berikut ini:



"TABAH MENANTI"
"Mabok bae"
"Ku Nanti Jandamu"
NEW FEAR THE ME IS 3 --> Nyupir demi istriAN 3 DIS!!!
SEKARANG BAYAR, BESOK GRATIS !!!
"WWW. A P KT NTE AJ.COM"
"Ber 2 1 7 an"
CAN'T ARE ROCK --> Ken Arok
MER - 123 - LUCK --> Mertua Galak
THONK HE LOVE --> Thonk khilaf"
Anda butuh waktu,kami butuh uang""Naik Gratis,Turun Bayar"
"Ma2ku 1/3 dis"
THE ME anak IS 3
Jagalah jandamu --> jagalah jarak anda??? "
JANGAN DINIKAHI BILA SEGEL RUSAK"
"be are the kill us all come fuck"
-->Biar dekilasalkompak
SO FEAR SHE N THINK ---> Sopir Sinting
BE YOUNG CARE ROCK ---> Biang Kerok
Alone By Must ---> Alon bae Mas
CINTAMU TAK SEMURNI BENSINKU
CINTAMU TAK SETULUS CINTA EMAK GW
Ja 500 Let --> Jago Pelet
Moe K Sue Fear 1/3 Rong --> Muka Supir seperti garong
SPONGE DONGBURONAN MERTUA"
on any book an plumb pleasant"
"BERSATU DI PANGKALAN BERSAING DIJALANAN"
**Bercinta di Bis Berpisah di Terminal**
"STREET FIGHTER"
PUTUS CINTA... sudah biasa...PUTUS ROKOK... merana...PUTUS REM... matilah kita...
Cintaku Berat Di BensinMAN 7 jur ---> mantu jujur
JUM'AT KELABU ---> Trayek Ps. Jumat - Pd. Labu Mencari
nafkah demi desah
JANDA BARU NENEN ---> Trayek Juanda - Ps.Baru - Senen
JANDA 1/3 DISDo Now .. Casino ... In Draw ... War Cop DKI
"bukan salah ibu mengandung.. .salah bapak nggak pake sarung
"LONG STREET OF MEMORY"
Ora Sama Bin Lain"
"besar di rantau, tua di jalan"
"tak sehina yang kau duga"]
"Q-Cay Was here" trus dibawahnya ditulis "kasian deh lo wasir.. ke dokter aja"
"UCOK= Uang Cukup Ongkos Kurang"
"Lupa namanya, ingat rasanya"
"Enak tapi dosa"
"Istri goyang suami basah"
"pergi karena tugas ... pulang karena beras.. "
"rejekiku dari silitmu" --> tulisan di truk sedot tinja MATSIBISHA
cinta di tolak dukun terbahak
Fuck Here Miss Kind!!! --> Fakir Miskin
"goyang pantura"
Pulang malu, tak pulang rindu..
Ompol Dewo

Labels: , ,

Posted by bintar at 5:00 PM | 0 comments | links to this post read on

Setahun penuh selamanya

Hari itu adalah Sabtu yang indah dan sibuk,
Setahun yg lalu (12 November 2005),
tanggal yang sama pula, 2 tahun sebelumnya,
kita membersitkan niat bersanding di masa depan.

Setahun yang penuh petualangan,
Setahun yang penuh warna rinai tawa, konyol, do'a dan titik bening air mata
Setahun yang keringetan & deg-degan menunggui dan akhirnya alhamdulillah hadir "bin kecil" tumbuh dalam perut
Setahun yg memberi arti tidak mudahnya perjuangan dan mulianya berumah tangga
Setahun yang memberi wasiat: "aku siap menjalani ini berwindu windu lagi, sampai taman-taman syurga mengumpulkan kita abadi"
Insya4JJ1, amin.

Istriku, menikah memang bukan pilihan terbaikku,tp menikah sama kamu.. it is my best decission.
bagiku,dikau adalah istri paling seru! (i'm sure you'll be a great mom, makasih sudah mau diajak menyusuri setahun ini penuh peluh dan sempitnya rumah, insyaAllah sholehahmu membawa berkah untuk keluarga ini, terutama untuk kehadiran "bin junior" sebentar lagi.

Robbana Hablanaa min azwajiina, qurrota a'yun waja'alna lil muttaqiina imamaa

Labels: , , ,

Posted by bintar at 5:38 AM | 0 comments | links to this post read on

48 Jam bersama Bintarum


Weekend kemarin menikmati kehidupan yang semakin beda menjadi Family Man.

Sabtu pagi : sibuk nganter istri ke pasar, beli bed baru, beli makan dan minuman (karena istri gi stamina lemah - it's little bintar who kicks more than usual, inside her)

Sabtu Siang (12:15) : Mbah To dari Bogor telah tiba dan lesehan di depan rumah. Beliau adalah paman dari ibuku yang sekian lama tidak bertemu.

Sabtu Sore (15:35) : Sobat istri datang menjenguk dengan membawa 2 paket: oleh2 dan kesasar (atau lebih tepatnya,keblablasan)

Sabtu Malam(19:45): Rapat RT.Membahas anggaran, rencana acara pertemuan idul-fitri (mirip halal-bihalal), kerja bhakti, tunggakan, dan istri pak RT yg cantiik (yg ini informal-mknya aku ga ikutan)... yuuk,hehe.

Minggu Pagi(05:00): Kaget,panik,blum sholat subuh,mikir..bengong,ketiduran lagi.

Minggu Pagi(05:07): terjaga,kaget,panik,blum sholat subuh, mikir, bengong, berdiri.. wudhu, sholat.

Minggu Pagi(07:30) : beli semen

Minggu Pagi(07:45) : tukang datang. Aku memberi instruksi penambalan halaman.

Minggu Pagi(08:15) : kerja bhakti. Selokan sangat jorok dan lembab.

Minggu Siang(10:30): Capek,pulang, terkapar dengan telanjang dada.Mandi

Minggu Siang(13:00): Makan siang romantis dengan tukang batu.

Minggu Sore (17:00) : Bangun,liat hujan (it was little dramatic rain)

Minggu Malam (19:15) : Acara pertemuan idul fitri RT. Iringan: album religius ungu yg didubbing anak Pak RT dengan gaya dan suara album "bolo-bolo"

Minggu Malam(22:00): Capek,seneng,puas... Arsenal lg maen sm WestHam.. istri terlelap di sampingku .. reduup.. reduup... Bismikallahuma Ahya Wa Bismika Amuut.

Labels: , ,

Posted by bintar at 5:27 PM | 0 comments | links to this post read on

filosofi berkendara (di jakarta)


Seringnya bolak-balik sawangan jakarta (30 km pp) sempat membuatku terbersit untuk mengambil filosofi berkendara selama ini. Tak jarang, setiap kejadian di jalan kurasakan sbg miniatur kejadian yg lebih 'besar'.

Topik ini aku sempitkan menjadi berkendara dengan sepeda motor dikarenakan 3 hal: pertama, motor lebih leluasa memilih bergerak di jalanan jadebotabek,hal inilah yg bisa jd cerminan hidup,klo hidup itu banyak pilihan; kedua, belum sempet beli mobil aja (bingung milihnya: mau model 90'an apa 2000'an.. angkat tsb bukan berarti tahun...tp harganya ,dalam ribuan hehe..) dan ketiga: karena bajaj adalah kendaraan yg sangat tidak favorit untuk pijat refleksi seluruh badan dalam perjalanan 30 km.


Oke deh,dengan lebih memanfaatkan waktu blogwalk anda.. berikut kejadian filosofis selama berkendara yang bisa kugapai:


1. ketika macet (terutama) di jakarta, dan ketika aku sudah berada di satu jalur tertentu, selalu saja ada pengendara motor lain yang ngambil jalur lain dan itu selalu memberi pilihan apakah aku harus tetep di jalur ini atau ngesat-ngesot mengikuti jalur lain. Karena yg tampak sesaat waktu itu adalah, jalur lain yg diambil ngasih kesempatan melaju lebih lancar...(diantara rentetan mobil antri jadi tua), tp kesempatan itu belum tentu berlangsung lama karena bisa jadi jalur baru yg diambil nantinya akan tertutup oleh rentetan pengalang lain padahal jalur yg kita ambil sebelumnya, pada saat yang sama..sudah bebas hambatan. Makanya, jangan pernah nyesel ngambil jalur kecuali salah sampe polosi menodong anda. Hal ini cukup bisa membuat kita belajar memperhitungkan resiko dan milih sesuai resiko yg kita bisa hadapi.


2. Pernah suatu waktu, disebuah terminal,karena tidak melihat tanda adanya secure-parking , maka setiap ada tempat teduh dan motor berjajar dengan agak rapi akan kuasosiasikan dengan parkiran. Aku memutuskan parkir di tempat yg paling deket pintu keluar terminal, masuk diantara jajaran motor dengan manis..mematikan mesin,membuka helm,mengunci ganda..dan mulai memperhatikan sekitar.. tanpa kusadari sebelumnya, ternyata diantara jajaran motor tersebut ada bangku yg sedari tadi diduki orang-orang bertampang garang dan kurang darah yang sedari tadi memperhatikanku.. bermaksud untuk bertanya sopan-santu parkir di tempat tersebut,aku mendekati pria-pria tsb, belum sempat bertutur satu patah kata pun, salah seorang pria berkumis tipis berrambut hidung lebat sudah mendahului dengan: " mau ngojek (jadi-tukang ojek) juga mas... dah ngomong sama bang fredy? disini yg jadi koordinator pangkalan dia ". Akupun segera menyadari bahwa tampangku masih terlalu manis untuk berkarir jadi tukang ojek. Untuk menutupi rasa maluku yg salah parkir di pangkalan ojek,aku membatalkan niat bertanya ttg soapn-santun dan kemudian menjawab santai: " ooh...enggak bang,aku mo nanya jalan aja.. klo mau ke surabaya lewat tol yg mana yah ? " akupun segera meninggalkan TKP beserta para tukang ojek yang masih klenger mlongo mendengar jwabanku tadi.

Hal ini membuatku yakin klo aku musti punya belajar menangani masalah yg genting dalam kecepatan tinggi... dan satu hal lagi, belajar membedakan tempat parkir dan pangkalan ojek.


3. Dikala hujan deres,berangin kenceng,jarak pandang hanya sejauh jarak kepala dan bokong, dan kita masih berada di jalan. Sementara banyak pengendara motor lain yg menyingkir ke bahu jalan atau halte untuk berteduh (walupun mereka sudah pakai jas hujan), kita musti berpikir dan mempertimbangkan, apakah kita sanggup melalui jalanan dalam kondisi seperti itu, apakah jas hujan yg kita pakai sanggup melindungi kita.. dan apakah kita yakin sanggup menahan malu basah kuyup ketika di tiba tempat tujuan ternyata masih terang benderang. Jarak pandang pendek seperti itu mengingatkanku ketika menghadapi masalah yg rumit dlm hidup. Kadang kita gak tahu seluruh jalan yang bakal dilalui untuk sampai rumah (tujuan), tp selama kita masih keukeuh sabar melalui perjalanan dengan bantuan jarak pandang seadanya.. insya4JJ1 bakalan nyampe juga kan. asal ati2 dan berdoa tentu saja. eh..dan satu lagi syaratnya: dah tahu tujuannya. Karena itu adalah syarat utama sebuah perjalanan. That's way for girls yg lagi cari pasangan, make sure dia tahu kamu akan dibawa kemana dan kamu punya tujuan yg sama dengan itu..walau kadang "rute"-nya gak sama. Make sure juga dia ngerti cara nenangin dan melindungi kamu ketika terjadi sesuatu di perjalanan. Dan jangan lupa, kamu juga musti ngerti cara mensupport dan menyenangkan pasanagan kamu selama perjalanan, agar dia semakin yakin dan mantab berkelana denganmu..what ever will happen.


well sekian dulu deh..nanti kutambahin klo dah dapet ilmu..mungkin ada filosofi laen ketika naek angkot, bajaj, delman atau becak.


drive safe !!!

Labels: , ,

Posted by bintar at 12:31 PM | 2 comments | links to this post read on